
Gambar diambil dari 1.bp.blogspot.com
Teman-teman, siapa yang gak tau kelinci? Pasti pada tau kan.... Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporiade, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar lho... Mereka hidup di Afrika, hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, kelinci dikelompokkan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yaitu Ochto nida dan Leporiade.
Biasanya, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci bebas, kedua kelinci peliharaan. Eh, sebenarnya bulu kelinci ada dua jenis lho... Yaitu bulu yang panjang dan yang pendek. Pada saat musim dingin, warna kekuningan pada kelinci berubah menjadi kelabu.
Eh, kenapa ya kalau memberikan sayuran pada kelinci gak boleh dalam bentuk segar? Memang teman, proses pelayuan berguna untuk mempertinggi kadar serat kasar, juga untuk menghilangkan getah atau racun.
Ada yang bilang, kalau kelinci sudah diberi makan rumput, gak perlu diberi air minum. Air minum hanya diperlukan oleh kelinci yang makan pelet sepanjang hari. Karena rumput sudah banyak mengandung air. Rumput segar memang terdapat kandungan 80 % air. Tapi, kelinci gak baik diberi rumput segar, dan harus sudah layu. Karena pada rumput layu kandungan airnya hanya sekitar 10 - 15 %. Mestinya air minum tetap diberikan dengan dua alasan, bahwa selain tubuh membutuhkannya, kelinci juga sering haus, terutama pada siang hari atau sehabis makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar